Monday, July 16, 2012

Cara Nabi Berbuka Puasa

Dengan alasan-alasan ini kita bisa melihat betapa bijaknya Nabi SAW sewaktu beliau memerintahkan kita untuk berbuka puasa dengan kurma.

Dari Salman ibn ‘Aamir, Sesungguhnya Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, “Jika salahs eorang diantara kalian akan berbuka puasa, maka berbukalah dengan kurma sebab kurma itu berkah, kalau tidak ada maka dengan air karena air itu bersih dan suci. (HT. Abu Daud dan Tirmidzi)
 
Dari Anas, sesungguhnya Nabi  berbuka puasa dengan beberapa ruthab (kurma mengkel segar yang baru dipetik dari pohonnya-pent) sebelum shalat, kalau tidak ada ruthab, maka denganbeberapa kurma matang, kalau tidak ada, maka dengan meneguk beberapa tegukan air putih. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)



 Kurma mengandung kadar glucida tinggi yang berkisar antara 75-85 % dengan komposisi glu­kosa (55 %) dan fruktosa (45 %). Ditambah kandungan pro­tein, lemak, beberapa vitamin (A, B2, dan B12) dan sebagian mineral penting, namun yang terpenting adalah kalsium, fos­for, potasium, sulfat, sodium, magnesium, kobalt, seng, florin, tembaga, manganis, dan sejumlah selulosa.



Berdasarkan penelitian kimiawi dan fisiologi yang dilakukan Dr. Ahmad Abdul Ra’ouf Hisyam dan Dr. Ali Ahmad Syahhat, diperoleh data sebagai berikut:
  • Mengkonsumsi ruthab (kurma mengkel, masih segar, matang dipohon) atau tamar (kurma matang kering seperti yang tersebar di Indonesia -pent) setiap kali mengawali buka akan menambah terhadap badan persentase yang besar akan kandungan zat gula, maka dengan ini akan hilang penyakit anemia (kurang darah), sehingga tubuh lebih menjadi bergairah;
  • Saat lambung kosong dari makanan, maka ia akan mudah mencerna dan menyerap makanan kecil yang mengandung gula ini secara cepat dan maksimal;
  • Sesungguhnya kandungan ruthab dan tamar akan zat gula dalam bentuk kimia sederhana menjadikan proses mencerna dan menyerap di lambung sangat mudah, sebab 2/3 (dua per tiga) zat gula ada dalam tamar dan dalam bentuk zat kimia sederhana. Hal ini pun bisa meningkatkan kadar gula dalam darah dalam waktu yang singkat;
  • Sesungguhnya adanya tamar yang mengandung air, dan ruthab yang mengandung air tinggi (65 – 70 %) akan menambahkan terhadap tubuh persentase yang tidak membahayakan, maka dengan itu seorang yang berpuasa tidak harus meminum air dalam jumlah banyak ketika berbuka. (Abm)

No comments:

Post a Comment

hi...3x.. komen ya....